Posted on

Jasa General Check Up Menggunakan QRMA

Pernahkah anda mendengar teman anda mendadak terkena serangan jantung, atau teman yang lainnya terkena stroke padahal masih muda? Atau kenalan yang lain mendadak divonis dokter menderita kanker rahim stadium 3 ? Atau teman yang lainnya divonis ginjalnya sudah tidak berfungsi sehingga harus cuci darah rutin setiap minggu?

Penyakit-penyakit seperti ini sebetulnya tidak muncul tiba-tiba, tapi telah terjadi cukup lama tetapi karena tidak diketahui maka dibiarkan begitu saja sampai akhirnya menjadi parah. Hal ini karena kecenderungan orang tidak mau melakukan general chek up karena biaya yang tinggi.

Sekarang telah ditemukan alat canggih untuk General Check Up menggunakan QRMA. Dengan harga yang sangat terjangkau, maka Anda dapat mengetahui kondisi organ tubuh anda dan dapat ambil tindakan bila terjadi penyimpangan.

Alat ini akan melakukan pemeriksaan yang meliputi 31 reports:

  1. Peredaran Darah Di Jantung Dan Otak (Cardiovascular and Cerebrovascular).
  2. Fungsi Saluran Pencernaan (Gastrointestinal Function).
  3. Fungsi Hati (Liver Function).
  4. Fungsi Kantung Empedu (Gallbladder Function).
  5. Fungsi Pankreas (Pancreatic Function).
  6. Fungsi Ginjal (Kidney Function).
  7. Fungsi Paru (Lung Function).
  8. Sistem Saraf Otak (Brain Nerve).
  9. Penyakit Tulang (Bone Disease).
  10. Tingkat Kepadatan Tulang (Bone Mineral Density).
  11. Penyakit Rematik Tulang (Rheumatoid Bone Disease).
  12. Tingkat Pertumbuhan Tulang (Bone Growth Index).
  13. Gula Dalam Darah (Blood Sugar).
  14. Kandungan Mineral (Trace Element).
  15. Vitamin (Vitamin).
  16. Asam Amino (Amino Acid).
  17. Koenzim (Coenzyme).
  18. Sistem Endokrin (Endocrine System).
  19. Sistem Kekebalan Tubuh (Immune System).
  20. Racun dalam tubuh (Human Toxin).
  21. Logam Berat (Heavy Metal).
  22. Kualitas Fisik Dasar (Basic Physical Quality).
  23. Alergi (Allergy).
  24. Kulit (Skin).
  25. Mata (Eye).
  26. Kolagen (Collagen).
  27. Kegemukan (Obesity).
  28. Channels and collaterals.
  29. Denyut Jantung dan Otak (Pulse of heart and brain).
  30. Lemak Darah (Blood lipids).
  31. Elemen Manusia (Element of Human).
  32. Laporan komposit (Compositive report).
  33. Fungsi Usus Besar (Gastrointestinal Function).
    • Wanita
  34. Organ Reproduksi Wanita (Gynecology).
  35. Payudara (Breast).
  36. Siklus Menstruasi (Menstrual cycle).
    • Pria
  37. Kelenjar Prostat (Prostate).
  38. Fungsi Seksual Pria (Male Sexual Function).
  39. Sperma dan Air Mani (Sperm and cement).

Sebenarnya apa itu Alat Kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer ?

Alat kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer itu adalah Alat penganalisa kondisi tubuh yang cepat (hanya dalam 1 menit), alat ini dapat memeriksa kesehatan anda tanpa menggunakan sample darah dan urin. Alat kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer mengumpulkan frekuensi dan energy tubuh manusia dari sensor medan magnetik melalui handgrip sensor.

Kemudian alat kesehatan Quantum Resonance Magnetic Analyzer (QRMA) membandingkan input yang didapat dari hand grip sensor dengan informasi kesehatan yang berada dalam QRMA. Apabila terjadi penyimpangan dalam proses, secara otomatis QRMA akan menganalisa data dengan fourier analysis method. Kemudian berdasarkan pada hasil analisa tersebut, QRMA akan mengeluarkan output berupa analisa kondisi dan masalah dalam tubuh orang yang dicek dan beberapa saran umum sebagai tindakan pencegahan.

BOOKING WAKTU SEKARANG JUGA…!!!

ANDA BISA DATANG LANGSUNG KE
SUB STOKIST GREEN WORLD
ATAU TEAM KAMI AKAN DATANG KE RUMAH ANDA

Posted on

Cara mencegah dan mengatasi jerawat secara alami

Cara Mengatasi Jerawat

Apa Yang Dimaksud Jerawat?

Jerawat adalah suatu keadaan di mana pori-pori kulit tersumbat sehingga menimbulkan kantung nanah yang meradang. Jerawat adalah penyakit kulit yang cukup besar jumlah penderitanya. Kligmann, seorang peneliti masalah jerawat ternama di dunia, berpendapat bahwa tidak satu orang pun di dunia yang melewati masa hidupnya tanpa sebuah jerawat. Banyak yang beranggapan, bahwa jerawat hanya menyerang muka, tetapi jerawat bisa juga menyerang bagian tubuh lain, seperti di bagian punggung, dada dan lengan atas. Meskipun tidak berbahaya jerawat sangat mengganggu penampilan seseorang.

Gejala Jerawat
Gejala jerawat dapat dilihat dari timbulnya bintik merah menonjol , berisi nanah dan terasa sakit. Bintik merah ini biasanya terdapat di wajah, kepala, leher, punggung dan dada bagian atas.

Jenis-Jenis Jerawat :
Komedo. Komedo sebenarnya adalah pori-pori yang tersumbat, bisa terbuka atau tertutup. Komedo yang terbuka (blackhead), terlihat seperti pori-pori yang membesar dan menghitam. Komedo yang tertutup (whitehead) memiliki kulit yang tumbuh di atas pori-pori yang tersumbat sehingga terlihat seperti tonjolan putih kecil. Jerawat jenis komedo ini disebabkan oleh sel-sel kulit mati dan sekresi kelenjar minyak yang berlebihan pada kulit.
Jerawat biasa. Jenis jerawat ini mudah dikenali, tonjolan kecil berwarna pink atau kemerahan. Terjadi karena pori-pori yang tersumbat terinfeksi oleh bakteri. Bakteri yang menginfeksi bisa dari waslap, kuas make up, jari tangan, juga telepon. Stres, hormon dan udara yang lembab, dapat memperbesar kemungkinan terbentuknya jerawat.
Jerawat Batu (Cystic acne). Cystic acne adalah jerawat yang besar-besar, dengan peradangan hebat, berkumpul di seluruh muka. Penderita cystic acne biasanya juga memiliki keluarga dekat yang menderita jerawat jenis ini. Secara genetik penderitanya memiliki

  1. Kelenjar minyak yang over aktif yang membanjiri pori-pori dengan kelenjar minyak

  2. Pertumbuhan sel-sel kulit yang tidak normal yang tidak bisa beregenerasi secepat kulit normal dan

  3.  Memiliki respon yang berlebihan terhadap peradangan sehingga meninggalkan bekas di kulit.

Jerawat Pada Remaja
Jerawat memang tak dapat dipisahkan dari kehidupan remaja. Diperkirakan tiga dari empat remaja memiliki sejumlah jerawat. Banyak yang beranggapan penyebabnya karena mereka sudah mulai jatuh cinta atau karena suka jajan cokelat. Tapi semua anggapan ini tidaklah benar. Yang benar adalah bahwa pada usia remaja terjadi perubahan hormon. Perubahan hormon selama masa pubertas dapat merangsang kelenjar sebasea (kelenjar penghasil minyak) di kulit. Kelenjar sebasea mengeluarkan lemak yang disebut sebum yang berfungsi melumasi rambut dan kulit. Selama masa pubertas, kelenjar sebasea menjadi lebih aktif dan menghasilkan minyak yang berlebihan.

Penyebab Jerawat
Timbulnya jerawat dapat disebabkan beberapa faktor, di antaranya :
Pertama, produksi minyak berlebihan. Jerawat adalah kondisi abnormal kulit akibat produksi kelenjar minyak (sebaceus gland) berlebihan. Produksi minyak berlebih ini menyebabkan penyumbatan saluran folikel rambut dan pori-pori kulit.
Kedua, sel kulit mati. Jerawat umumnya disebabkan oleh kelebihan kelenjar minyak. Jerawat timbul karena kelenjar minyak yang berlebih tersebut bercampur dengan sel kulit mati. Ketika sel-sel kulit itu bercampur dengan jumlah sebum yang sudah meningkat, campuran yang tebal dan lengket itu dapat membentuk penyumbat yang menjadi bintik hitam atau putih.
Ketiga, bakteri. Yang membuat masalah semakin rumit kadar minyak di kulit berkolaborasi dengan bakteri. Bakteri kulit atau biasa disebut p. acne berkembang biak di dalam kelenjar sebaceous yang tersumbat, yang kemudian menghasilkan zat-zat yang menimbulkan iritasi daerah sekitarnya. Kelenjar tersebut terus membengkak dan mungkin akan pecah dan menyebarkan radang ke kulit daerah sekitarnya. Inilah yang menyebabkan jerawat batu tumbuh dan akan meninggalkan pigmentasi jangka panjang serta bekas luka yang permanen.

Cara Mencegah Dan Mengatasi Jerawat
Menangani jerawat tidak boleh sembarangan. Menggaruk atau memencet jerawat, cara biasa dilakukan, adalah cara yang salah, sebab akan menimbulkan kulit menjadi lebih buruk. Berikut adalah beberapa cara mencegah jerawat yang aman.
Pertama, menjaga kebersihan kulit wajah. Menjaga kebersihan muka akan menghindarkan kita dari bakteri penyebab jerawat yang banyak menempel di wajah. Bersihkan wajah sekurang-kurangnya dua kali sehari dengan sabun khusus pembersih wajah dan air hangat.
Kedua, kurangi makanan berlemak, termasuk gorengan dan minuman beralkohol.
Ketiga, tingkatkan konsumsi sayur-sayuran (bayam, bawang daun, wortel, daun melinjo dan sebagainya) dan buah-buahan (pisang, tomat, jeruk, nanas dan sebagainya)
Keempat, yang tak kalah penting, jangan sembarangan menusuk dan memijit-mijit jerawat. Bisa-bisa malah infeksi dan meninggalkan bekas noda.

Cara Alami Menangani Jerawat
Buah-buahan untuk mencegah jerawat adalah mentimun dan pepaya. Mentimun mengandung astringent yang dapat dijadikan tonik wajah untuk kulit berminyak. Caranya parut dan saring mentimun secukupnya. Oleskan cairan tersebut ke seluruh wajah dengan menggunakan kapas bersih. Lakukan setiap menjelang tidur. Sementara buah pepaya dapat dimanfaatkan untuk meluruhkan sel-sel kulit mati. Gunakan pepaya yang sudah dilembutkan sebagai masker dan biarkan selama 15 menit. Lakukan setiap menjelang tidur.

Bagaimana Pendapat Dokter Tentang Jerawat
Amy Derick, MD, FAAD, dermatolog dari Great Barrington, Illinois, mengungkapkan bahwa jerawat bukan masalah sepele. Jerawat mempengaruhi perasaan seseorang terhadap dirinya sendiri. Selain itu, jika tidak ditangani dengan benar, jerawat bisa meninggalkan bekas luka permanen. Biasanya orang membersihkan jerawat dengan menggosok dan menekan. Tapi menurutnya menggosok dan menekan jerawat merupakan hal terburuk yang bisa dilakukan karena tindakan tersebut meninggalkan bekas luka pada kulit (sumber: www.mediaindonesia.com)

NUTRISI :
– Zinc tablet for adult (sehari 2 x 1-2 tablet)
– Pro cleansing tea (sehari 1-2 sachet)
– Anti acne cream (oleskan pada bagian wajah yang berjerawat)
– Masker spirulina plus tablet (gunakan 3 kali seminggu)
– Koloklin capsule (sehari 2 x 2 kapsul)

Posted on

Produk Green World VS Obat Dokter

Di beberapa kesempatan training produk, sering sekali peserta menanyakan bagaimana cara mengkombinasikan pemakaian produk Green World dengan obat dokter (Green World VS Obat Dokter). Apakah langsung di stop, diteruskan, atau bagaimana? Ada beberapa poin yang penting untuk diingat.

TAPPERING OFF

Tappering off artinya obat dari dokter diturunkan secara bertahap. Jangan langsung dihentikan, apalagi untuk penyakit-penyakit kronis. Ambil contoh kasus Diabetes Mellitus (kencing manis). Jika anda diberikan 3 macam obat dari dokter, sebut saja obat A, B, dan C dan anda mau mencoba mengkombinasikan dengan Glucoblock, Chitosan dan Spirulina Plus Green World caranya kira-kira demikian. Dibulan pertama sebelum minum produk-produk Green World, di sarankan cek kadar gula darah sewaktu sebagai kontrol. Dibulan pertama ini anda tetap minum ketiga obat dari dokter sesuai dosis yang dianjurkan, dan pada pagi hari minum 2 kapsul Glucoblock dan 5 tablet Spirulina Plus, siang hari 2 kapsul chitosan dan pada malam hari 2 kapsul Glucoblock dan 5 tablet Spirulina Plus. Pola ini dipertahankan sampai akhir bulan pertama. Dan diakhir bulan pertama anda cek lagi kadar gula darah sewaktu. Seandainya terkontrol dalam batas normal (cek lampiran), dibulan kedua, obat dari dokter anda kurangi 1 (jadi tinggal A dan B), anda tetap minum produk Green World seperti di bulan pertama, tetapi chitosan jadi 2 kali, siang dan malam. Pola ini tetap dipertahankan sampai akhir bulan ke 2. Diakhir bulan kedua, anda cek lagi kadar gula sewaktu, kalau ternyata terkontrol, dibulan ke tiga, anda hanya minum 1 macam obat dokter, dan tetap mempertahankan pemakaian produk Green World, (Chitosan juga bagus untuk pengobatan luka luar seperti Gangren pada kaki). Pada bulan ke empat kalau gula anda terkontrol, anda sudah bisa bebas dari obat dokter. Jangan lupa untuk selalu menjaga pola makan dan memantau kadar gula darah setiap 2 minggu.

START LOW GO LOW

Produk Green World bertujuan mengembalikan fungsi organ-organ tubuh ke posisi keseimbangan. Dianjurkan untuk memulai mengkonsumsi produk dengan dosis rendah terlebih dahulu, sambil menunggu tubuh kita beradaptasi terhadap “lingkungan” yang baru. Karena pada setiap orang, mempunyai waktu adaptasi yang berbeda-beda, bahkan ada yang alergi terhadap salah satu komposisi produk. Chitosan misalnya, seperti anda tahu terbuat dari ekstraksi tempurung udang dan kepiting. Pada orang yang alergi makanan laut, mengkonsumsi chitosan langsung dalam jumlah banyak bisa mencetuskan reaksi alergi yang ringan sampai berat. Seandainya, dosis produk bisa dinaikkan per 2 minggu, tergantung tingkat keparahan penyakit. Tetapi produk Green World juga bisa dikonsumsi langsung dengan dosis tinggi untuk menggenjot sistem kekebalan tubuh, seperti pada influenza, suspek flu burung, varisela (cacar air), dan lain-lain.

EMERGENTIF DAN KOPERATIF

Pada kasus-kasus emergensi yang mengancam nyawa, seperti serangan jantung, kejang demam pada anak, syok anafilaktik atau perdarahan, usus buntu perforasi (bocor) harus segera mendapat intervensi medis. Produk Green World bisa menyusul setelah kondisi stabil. Kemudian untuk kasus-kasus operatif, misalnya patah tulang mutipel (banyak), setelah kecelakaan, juga sebaiknya dimulai dengan intervensi medis, setelah kondisi stabil, kalsium dan Compound Marrow Powder (CMP) bisa membantu mempercepat penyembuhan tulang.

JARAK WAKTU

Mungkin terlalu banyaknya obat yang anda minum, anda kesulitan mengatur waktu minum obat dokter dan produk Green World. Untuk lebih aman, dan mendapatkan efek yang lebih baik, sebaiknya jangan minum obat langsung bersamaan. Sebaiknya diberikan jarak waktu minimal 1 jam.

BISA MENJADI PILIHAN

Terapi dengan menggunakan obat-obatan kimiawi dalam jangka panjang, memang membawa efek samping yang merugikan. Beralih kepada produk Green World yang berasal dari herbal dan tanpa pengawet bisa menjadi pilihan.

PASIEN RAWAT INAP

Untuk kasus tertentu, Produk Green World bisa di campurkan pada makanan, jika pasien kesulitan menelan pil. Saya juga pernah ditanya, apakah produk Green World bisa dimasukkan ke dalam infus? Karena pasien tidak bisa makan atau belum sadar. Jawabannya TIDAK. Produk Green World secara farmakokinetik membutuhkan enzim pencernaan untuk bisa diserap dan diedarkan keseluruh tubuh sampai ke sel. Mencampur produk pada infus meningkatkan resiko emboli, trombosis, iritasi sampai anafilktik syok yang bisa menyebabkan kematian.